| Fak Adab UIN Suka Buka Prodi Bahasa Inggris | |  | | 16/04/2009 08:19:51 YOGYA (KR) - Dekan Fakultas Adab Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka), Dr H Syihabuddin Qalyubi Lc MAg, mengemukakan dalam era globalisasi, perkembangan teknologi komunikasi yang sangat cepat menjadikan jarak bukan suatu hambatan untuk mendapatkan informasi dari berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu penguasaan bahasa Inggris bagi masyarakat menjadi penting. “Dengan demikian semakin jelas bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan hal yang sangat mendesak. Banyak informasi ilmu pengetahuan baik di bidang teknik, ilmu-ilmu murni, ekonomi, psikologi, seni maupun Islamic studies bersumber dari buku-buku berbahasa Inggris. Selain itu bahasa Inggris merupakan sarana komunikasi dalam pengembangan dunia pariwisata dan bisnis,” kata Syihabuddin, Selasa (14/4). Oleh karenanya, kata Syihabuddin, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No Dj.I/108/ 2009 tanggal 18 Februari 2009 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Bahasa Inggris Jenjang Strata Satu (S1), maka Fakultas Adab UIN Suka Yogyakarta membuka program studi Bahasa Inggris. Dikatakan, program studi Bahasa Inggris berusaha mencetak mahasiswa untuk dapat tumbuh dan berkembang menjadi warga negara yang cerdas, terampil dan berkepribadian Indonesia yang Qurani. Sehingga dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya serta siap mengambil bagian dalam pembangunan nasional. Sistem pembelajaran Bahasa Inggris di Fakultas Adab mengupayakan mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan dalam berkomunikasi lisan dan tulisan untuk memahami dan menyampaikan informasi, pikiran, perasaan dan tidak lupa menanamkan nilai-nilai akhlak dalam proses pembelajarannya. Dalam rangka pembukaan prodi tersebut pada tanggal 17 April akan diselenggarakan Launching dengan menghadirkan Kabiro Kepegawaian DEPLU RI Priyo Iswanto. Sebagaimana dikatakan Margo, M.Hum ketua panitia launching prodi bhs Inggris , dengan kehadiran pejabat DEPLU tersebut diharapkan ada informasi tentang kesempatan kerja bagi alumnus fak Adab dan sekaligus terjalinnya networking diantara kedua lembaga tersebut (Cdr)-c |  |
|
|
ALUMNI ADAB MENJADI DUBES RI YAMAN |
Belum lama ini Drs. Nurul Aulia alumni fak Adab UIN Sunan Kalijaga mendapat kepercayaan negara menjadi Dubes RI untuk Rep Yaman. Di samping itu ada beberapa alumnus lainnya yang mendapat kepercayaan negara dalam berbagai bidang, antara lain. 1. Prof Dr Machasin, MA, Direktur Direktorat Perguruan Tinggi Islam DEPAG RI 2. Drs. Amin Haedari, MPd Direktur Direktorat Pendidikan Diniyah dan Ponpes 3. Drs. Ali Haiyanto Kep Biro Kepegawaian DEPAG RI 4. Drs Abd Kohar Tanjung Kabag Mutasi Kepeg DEPAG RI 5. Prof DR Fahmi Arif kepala Kanwil Depag Kalsel 6. Drs. Bahrun Nasihin Kepala Sat Intelkam POLRES Magetan 7. Drs. Fathurrahman Camat kecamatan Grabag Purworejo 8. Emay Maehi, SAg Ketua KPUD Karawang 9. Drs. Muslihin Ketua KPUD Purworejo 10. Abdul Kholiq, SAg Kep Desa Trentem Magelang Informasi alumni lainnya menyusul. |
|
|
Abidah el Khalieqy Terima ’Adab Award’ 15/01/2009 15:29:06 NOVELIS Abidah El Khalieqy menerima ‘Adab Award’ karena dinilai sebagai perempuan yang produktif dan kreatif dalam menulis karya sastra yang memiliki visi dan misi yang kuat terhadap persoalan gender dan relijius. Acara penyerahan Adab Award dilakukan oleh Dekan Fakultas Adab Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta, Dr Syihabuddin Qolyubi LC MA, di tengah acara Festival Sastra Yogyakarta (FSY) I di gedung Multi Purpose UIN Suka, Kamis (15/1). Acara tersebut didukung SKH Kedaulatan Rakyat. Pada acara tersebut hadir Walikota Yogya Herry Zudianto, Ketua DPRD Kota Yogya Arief Noer Hartanto, Rektor UIN Suka Prof Dr HM Amin Abdullah, Ketua Dewan Kebudayaan Kota (DKK) Yogya Achmad Charris Zubair, dan disaksikan oleh ratusan sastrawan dan mahasiswa UIN. Selain acara penyerahaan Adab Award juga peresmian website DKK yang dilakukan oleh Walikota Herry Zudianto. Pada Kamis kemarin rupanya hari berbahagia bagi Abidah. Sebab, bukan hanya menerima Adab Award melainkan hari perdana diputarnya film Perempuan Berkalung Sorban di seluruh bioskop Teater 21 di Indonesia. Film tersebut ceritanya diambil dari novel pertama karya Abidah yang terbit tahun 1990. Saat ini Abidah telah menghasilkan 9 novel. Selain menulis cerpen dan novel, Abidah dikenal sebagai perempuan penyair nasional yang cukup kuat dengan sajak-sajak relijiusnya. Cita rasa bahasa yang puitis sangat mempengaruhi dalam menulis fiksi. Karenanya Ia layak untuk disebut sebagai salah satu novelis terbaik di Indonesia. Novel-novelnya bahkan dapat dinilai sebagai puncak sastra Islami, bukan fiksi pop Islami yang menjamur akhir-akhir ini. Sementara itu Dekan Fak Adab UIN, Dr Syihabuddin mengemukakan diadakannya FSY dan Adab Award dilatarbelakangi dengan adanya keprihatinan Fak Adab dan DKK Yogya atas meredupnya kegiatan sastra di kampus dan pada komunitas sastra lainnya di Yogya. Untuk mengantisipasi fenomena ini sejak awal tahun 2008 Fak Adab telah mengadakan apresiasi sastra yaitu penganugerahan Adab Award kepada Habiburrahman El Syirazy, selanjutnya atas kerja sama dengan LkiS dan komunitas Salihara mendatang seorang kritikus sastra dari Perancis, Adonis, dan bedah novel. “Kali ini pun Fak Adab setelah melalui pertimbangan tim dan sidang senat fakultas menganugerahkan Adab Award dalam bidang novel Islami,” kata Syihabuddin. Merayakan Sastra Rektor UIN Suka, Prof Dr HM Amin Abdullah, mengatakan Festival Sastra Yogyakarta I seperti ini bermakna melakukan upaya untuk merayakan sastra. “Mengapa sastra perlu dirayakan di tengah kegaduhan politik, ekonomi dan kegaduhan budaya sekarang ini? Jawabnya sederhana. Merayakan sastra juga merupakan upaya untuk mengenal diri kita sendiri,” katanya. Menurut Prof Amin, hal itu penting dan strategis, juga amat mendesak untuk dilakukan sekarang. Sebab kegaduhan politik, ekonomi dan kegaduhan budaya yang dimotori televisi dan mall menyebabkan terbalut dan tertopengnya kemanusiaan kita. Sebagai manusia, kita selapis demi selapis dibalut dan ditutupi oleh topeng demo topeng itu sampai-sampai kita tidak mampu mengenal diri sendiri. “Ilmu pengetahuan tidak selalu berhasil mengoyak topeng demi topeng itu. Sebab, apa yang dilakukan ilmu pengetahuan adalah kerja analisis fakta yang relatif terbatas daya jangkaunya,” katanya. Sementara itu, menurut Amin, sebuah karya sastra memiliki ketajaman dan kekuatan terpendam untuk mengoyak, bahkan menelanjangi sampai total topeng-topeng yang menyeliputi kemanusiaan kita sekarang. Apa yang biasa dikenal dengan istilah dekonstruksi tidak lain dan tidak bukan adalah gaya untuk membuka tabir, kedok atau topeng-topeng yang mengganggu cara pandang kemanusiaan kita. (Cdr)-o |
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
| | Results 1 - 4 of 21 |
|
Highlights
| Kerja Sama Prodi Ilmu Perpustakaan dan BKD | |  | | 25/02/2009 16:46:30 YOGYA (KR) - Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa lalu (24/2) menyelenggarakan workshop ‘Library and Information Studies Linkage and Promotion’ dengan dukungan penuh Indonesia IAIN Social Equity Project Canada. Kegiatan ini diikuti Badan Kepegawaian Daerah se-DIY dan Magelang, Ikatan Guru Pustakawan Madrasah, dan dosen prodi ilmu perpustakaan Fakultas Adab. Bertindak sebagai narasumber Prof Dr Jamshed Bahesti (Guru Besar ilmu perpustakaan McGill University) dan Prof Dr Sulistiyo Basuki (Guru Besar ilmu perpustakaan Universitas Indonesia). Dr H Syihabuddin Qalyubi Lc MA, Dekan Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mendekatkan institusinya dengan stakeholder. Jurusan Ilmu Perpustakaan dan informasi memiliki dua prodi, yaitu prodi Ilmu Perpustakaan (S1) dan prodi Perpustakaan dan Informasi Islam (D3). Sekalipun nama prodi ini menggunakan kata Islam dan di bawah UIN, tetapi materi perkuliahannya sesuai dengan standar Departemen Pendidikan Nasional dan dibuktikan keduanya telah mendapat akreditasi dengan nilai B dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi. Syihabuddin mengatakan, kegiatan merupakan rangkaian panjang kerja sama fakultasnya dengan McGill University. Mulai dari peningkatan SDM dengan mengikutkan pustakawan madrasah dan dosen ilmu perpustakaan dalam short course, program S2 dan S3 di McGill University, pelatihan pustakaan madrasah se-DIY, perpustakaan madrasah binaan dan pembentukan Ikatan Guru Pustakawan Madrasah se-DIY. (Cdr)-g | | |  | |
| DIRIKAN BENGKEL KALIGRAFI GANDENG SYEH PUJI ; Fak Adab Harus Lahirkan Sastrawan Besar | |  | | 13/12/2008 08:20:25 FAKULTAS Adab Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) dibawah kepemimpinan DR H Syihabuddin Qalyubi Lc MAg terus melakukan terobosan baru guna menggairahkan aktivitas mahasiswa dan para dosennya. Berbagai kegiatan yang bersifat akademik maupun apresiasi seni dan ilmu kebudayaan kini semakin terasa gregetnya lewat 'panggung-panggung' yang digelarnya baik di dalam maupun di luar kampus. Suatu saat Syihabuddin berharap agar Fakultas Adab akan menjadi 'Fakultas Adab dan Ilmu Budaya. Untuk mengangkat fakultasnya, Syihabuddin 'menggandeng' pihak-pihak lain untuk diajak kerja bareng dalam suatu acara. Misalnya kegiatan bedah novel, menghadirkan penulis berkaliber internasional dari luar negeri, membangun studio musik di fakultasnya, pentas seni musik dan sastra serta kegiatan lainnya. Salah satu kegiatan sastra adalah bedah novel 'Balada Cinta Majenun' di Pusat Bahasa, Budaya dan Agama UIN SUKA, Kamis (11/12). Pada acara bedah novel tersebut hadir selain Geidurrahman el-Mishry juga pembahas yaitu Kaji Habeb (Pencetus Wayang Mikael) serta kritikus sastra dari fakultas Adab Aning Ayu Kusumawati. Jelang bedah novel diisi oleh penampilan grup musik Sanggar NUUN dan pembacaan puisi oleh Geidurrahman. Menurutnya, kegiatan bedah novel merupakan rangkaian apresiasi Fakultas Adab terhadap bidang sastra dan budaya. "Ini merupakan jati diri Fakultas Adab. Oleh karena itu kita sedang mengajukan perubahan nama menjadi Fakultas Adab dan Ilmu Budaya," kata Syihab. Menurut pengamatan Syihab, kegiatan susastra di UIN SUKA sedang lesu. Padahal, kampus ini pernah melahirkan Faisal Ismail, Daelan Danuri, Subah Asa, Mathori elWa, Ulfatin, Faizi Kaelani, Kuswaedi Syafi'i, Hamdi Salad, Abidah, Bachrum Bunyamin, Labibah, dan Syubanuddin Alwi. Mereka adalah sastrawan besar yang lahir di Fakultas Adab. Sekarang, kata Syihab, kampus ini seakan-akan tiada gairah lagi. Apakah karena tangga masjid yang menjadi sumber inspirasi ini sudah tidak ada? Ataukah pembatasan jam malam, sehingga imajinasi yang biasa turun tengah malam tidak ada lagi?" ujar Syihabuddin bertanya. Ia mengajak kepada seluruh akademisi untuk menciptakan lingkungan baru sebagai sumber inspirasi baru. Pada akhir Desember nanti akan menjalin kerja sama dengan Dewan Kebudayaan Kota untuk mengumpulkan tokoh-tokoh susastra era 70-80an yang telah menebar benih peradaban di kampusnya. Ia mengungkapkan fakultasnya telah memiliki studio musik yang bisa dimanfaatkan mahasiswa. Selain itu dalam waktu dekat akan dibangun bengkel kerja kaligrafi kerja sama dengan Syeh Puji. "Orang banyak menilai minor terhadapnya. Itu hak mereka. Tapi kita punya hak untuk melihat ia dari sisi lain. Ia ahli dalam bisnis kaligrafi yang beromzet miliaran rupiah. Kenapa kita tidak bisa memperoleh manfaat. Di Fak Adab ada mata kuliah kaligrafi. Di fakultas ini pun banyak dosen dan mahasiswa yang berbakat dalam kaligrafi, kenapa tidak kita sambungkan dua kutub ini sehingga menjadi enerji yang dahsyat," tandas Syihab. (Cdr)-k | |
|
MA Ibnu al-Qayyim Unggul dalam Debat dua Bahasa |
|
Fakultas Adab Berhasil menyelenggarakan debat dengan Dua Bahasa (Arab dan Inggris) pada tanggal 25 Oktober 2008. Lomba debat ini diikuti SLTA di DIY dan Surakarta. Sebagai pemenang debat bahasa Inggris Juara I MA Ibn al-Qayyim, juara II MAN 3 Yogyakarta, dan juara III MAN PK Surakarta. Adapun juara I debat bahasa Arab SMA Islam Terpadu, juara II MA Ibn al-Qayyim, dan juara III MA PK Surakarta. Dengan demikian MA Ibn al-Qayyim menggondol dua juara. Syaikh Mohammad Nagi Abdul Qadir Dosen Tamu dari al-Azhar Mesir merasa bangga melihat kemampuan siswa-siswi beradu argumentasi menggunakan bahasa yang fasih. (SQ |
|
Launching Nama Adab dan Ilmu Budaya |
|
Nomenklatur Fak Adab dan Ilmu Budaya tanggal 9 Oktober dilaunching ke hadapan dosen-dosen. Maksud diadakan acara ini guna mendapatkan masukkan. Dan setelah itu akan disidangkan di hadapan Senat Fak Adab tanggal 13 Oktober 2008 |
|
Ikatan Keluarga Faakultas Adab (IKFA) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta hari kamis 9 Oktober 2008 mengadakan syawalan. Acara ini dihadiri seratus anggotanya yang terdiri atas dosen karyawan, mahasiswa pensiunan dan janda. Dalam acara tersebut Dr. Syhabuddin Qalyubi, Lc, MA dekan fak Adab menjelaskan perlunya berkomunikasi dengan seluruh anggota IKFA. Dalam kesempatan tersebut dikatakan bahwa Adab telah banyak mengalami perubahan antara lain peminat Adab meningkat dari 275 orang tahun ini menjadi 371. Selanjutnya diterangkan bahwa fakultas ini akan berubah menjadi fakultas Adab dan Ilmu Budaya. Pada acara ini disampaikan ceramah oleh Dr. Taifiq A.Dardiri, S.U. (SQ) |
|
Tim Pengembangan Fak Adab dalam sidangnya tanggal 23 September 2008 mendiskusikan kemungkinan perubanan nama fak menjadi Fakultas Adab dan Budaya. Untuk itu Drs. Jarot, M.A. minta civitas akademika fak Adab, para alumnus dan para pengguna fak Adab untuk memberikan masukan |
|
TIM PENGEMBANGAN FAK ADAB |
|
Tim Pengembangan Fak Adab yang diketuai Drs.Jarot Wahyuidi, MA dalam rapatnya Rabu 17 September 2008 mencangkan beberapa agenda kegiatan, mulai penataan Renstra, penampungan masukan -masukan dan pendataan alumni |
|
Gerbang Kusuka di Soft Launching pada tanggal 28 Desember 2007 ditandai dengan penyebaran Leaflet ke civitas academica. Softlaunching bertujuan memberikan kesempatan civitas academica UIN Sunan Kalijaga untuk memberi masukan, kritik dan saran sekaligus melengkapi data yang dibutuhkan oleh Tim Gerbang Kusuka. Komentar mohon dikirim
ke
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
atau hubungi content manager – Edy Purwanta di Fakultas Adab.
|
|
Bagi mahsiswa S1 Fakultas Adab yang akan mengajukan proposal atau sedang menulis skripsi saat ini sudah terbit buku panduan yang dapat di-download di sini |
|
Ikatan Keluarga Fakultas Adab (IKFA) mengadakan syawalan keluarga Fakultas Adab di taman Fakultas Adab pada tanggal 25 Oktober 2007 yang dihadiri oleh dosen-dosen Fakultas Adab, dengan pengisi Hikmah Syawalan Dr. H. Syihabuddin Qalyubi, Lc., M.Ag. |
|
November 2007, Fakultas Adab mengadakan pemilihan dekan. Dr. H. Syihabuddin Qalyubi, Lc., M.Ag. terpilih sebagai dekan menggantikan Drs. H. M. Syakir Ali, M.Si. |
|
|